Site Loader

Semarang (7/11)—Bertempat di Kantor PPA Suruh, Sabtu 07 November 2020 diselenggarakan peringatan Milad IGRA yang ke 18. Dalam acara Milad IGRA tepatnya tanggal 29 Oktober 2020 kali ini mengusung tema “Kiprah 18 Tahun IGRA Semakin Kuat Sebagai Organisasi Profesional Dalam Mempertahankan Guru Yang Hebat Dan Bermartabat”.

Hadir pada kegiatan Milad ke 18 IGRA Kec. Suruh Pengawas Madrasah Drs. H. Daryanto, M.Pd., Ketua IGRA Hj. Zulaikha, S.Pd.I, 21 Kepala RA/BA, dan 38 Guru RA/BA. Dalam sambutannya Zulaikha mengatakan, “Di usia IGRA yang ke 18 agar semua guru berupaya terus menerus melakukan inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran. Terutama di saat pandemi covid 19, guru harus selalu mencari solusi agar pembelajaran tetap bisa diselenggarakan dengan tetap memperhatikan kondisi siswa, orang tua, lingkungan dan sarana yang ada. Lebih lanjut beliau sampaikan jangan sampai pada situasi sekarang, guru mengurangi hak-hak siswa untuk belajar dan berkembang”, pesan Zulaikha.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Daryanto menyampaikan pembinaan pada Milad IGRA ke I8 Kec. Suruh. Dalam pembinaannya Daryanto mengibaratkan milad IGRA di usia 18 adalah usia menuju kematangan, harapannya IGRA Kecamatan Suruh semakin matang dalam bersikap dan berorganisasi. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa guru saat ini mengemban tugas yang berat, apalagi di tingkat RA/BA. Saat pandemi sekarang guru dituntut menguasai IT, karena proses pembelajaran dilakukan secara daring. Tingkat kesulitan dan tantangan yang dihadapi lebih besar daripada jenjang diatasnya. Untuk itu guru RA/BA harus mulai merubah mainset tradisonal ke guru milineal. Guru RA/BA sekarang harus memiliki pola pikir computitional thingking. Yaitu cara berpikir yang memungkinkan untuk menguraikan suatu masalah menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana, mampu menemukan pola masalah tersebut, serta menyusun langkah-langkah untuk menemukan solusi mengatasi masalah tersebut. Daryanto juga berpesan di usia ke 18 ini, IGRA sudah mendapat trust dari masyarakat, maka menjaga dan meningkatkan rasa “MANTEP ” pada pelanggan menjadi sebuah keniscayaan. Untuk itu janganlah merasa puas terhadap apa yang dilakukan tapi selalu berinovasilah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan.

Di samping pembinaan, rangkaian acara milad juga diisi dengan kegiatan zoom meeting dengan tema “Menjadi Guru yang Menggugah dan Merubah Sehingga RA/BA Menjadi Wah”. Kemudian dilanjutkan do’a bersama yang di tujukan kepada pejuang IGRA yang telah menghadap Allah dan pemotongan tumpeng. Ucapan terima kasih disampaikan segenap pengurus IGRA Kec. Suruh kepada Pengawas Madrasah yang telah membimbing guru-guru RA/BA. Semoga madrasah ke depan menjadi madrasah yang hebat bermartabat.


Sumber            : Drs. H. Daryanto, M.Pd (Pengawas Madrasah Kab. Semarang)

Editor              : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: Humas Pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download