Site Loader

Pemalang—Bertempat di RM Lesehan Asri Kecamatan Moga dilaksanakan Focus Group Discussion  Penyusunan butir soal berbasis HOTS pada forum KKG MI di Kabupaten Pemalang. Kegiatan diikuti oleh 177 guru kelas pada 28 Madrasah Ibtidaiyah. Peserta terdiri atas 20 MI pada Wilbintus Liksarimo (Wilayah Binaan Tusiyati Belik Moga dan Pulosari) dan 8 MI pada Wilbin Nahdliyin Kec. Warungpring. Peserta terbagi dalam 3 angkatan, angkatan pertama untuk kelas 1 dan 4 sejumlah 62 guru dilaksanakan tanggal 26 Oktober 2020. Angkatan kedua kelas 2 dan 5 sejumlah 59 guru dilaksanakan tanggal 27 Oktober 2020. Dan angkatan ketiga kelas 3 dan 6 sejumlah 56 guru dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2020. Narasumber kegiatan adalah Hj. Tusiyati, M.Pd.I dan H. Nahdiyin, S.Pd.I.

Merujuk pada SK Dirjen Pendis No 5161 tahun 2019 bahwa penilaian meliputi konsep penilaian, penilaian otentik, ketuntasan belajar, penilaian proses, dan hasil belajar, jenis-jenis penilaian, pemanfaatan dan pelaporan hasil belajar. Pada ranah ini pengawas madrasah mempunyai peran yang sangat penting. Disebutkan dalam SK Dirjen tersebut bahwa penyusunan penilaian merupakan bagian dari bahan pembinaan pengawas madrasah melalui supervisi akademik. Oleh karenanya pengawas madrasah harus mengetahui lebih mendalam tentang kaidah-kaidah penyusunan soal berbasis HOTS.

Fokus kegiatan FGD pada forum KKG tersebut mengeksplor tentang penyusunan PAS/PAT. Disampaikan oleh Tusiyati, “bahwa PAS/PAT adalah merupakan tanggung jawab Satuan Pendidikan, untuk itu guru harus mampu menyusun soal yang baik, apalagi adanya tuntutan penguasaan level kognitif pada proses penilaian, mulai dari level knowing, appliying, dan reasoning. Guru jangan menunggu produk-produk soal, tapi guru harus mampu menyusun sendiri, karena proses penilaian adalah bagian dari Tusi Guru”.

Lebih lanjut Nahdliyin menguatkan statemen Tusiyati bahwa guru yang baik harus memahami tusinya. Mulai dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil belajar. Untuk itu peningkatan kompetensi guru menjadi keniscayaan ditengah-tengah dinamika perkembangan pendidikan yang selalu bergulir. Harapannya disaat pandemi covid 19 pelaksanaan penilaian akhir semester dengan proses yang serba digital, PAS I tahun pelajaran 2020/2021 dapat berjalan sesuai tuntutan kurikulum.

Dilaporkan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif. Walaupun harus tetap dengan protokol kesehatan yang ketat, guru sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan. Mudah-mudahan angkatan ketiga (30/10) juga berjalan baik dan menghasilkan guru yang mampu melakukan penilaian sesuai SK Dirjen Pendis No 5161 tahun 2019 .


Sumber : Tusiyati -Pengawas Madrasah Kab. Pemalang

Editor    : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: Humas Pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download