Site Loader

(Berita Akreditasi-Musta’in, S. Ag, M. Pd.I)

Hari Sabtu, 17 Oktober 2020 pada jam 10.00 sampai jam 14.00, di Aula Kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif Cabang Jepara, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Akreditasi Sekolah/Madrasah dengan IASP 2020. Bimtek diikuti oleh semua kepala madrasah dan wakil kamad bidang kurikulum jenjang MTs di bawah naungan LP Ma’arif Cabang Jepara. Rata-rata mereka belum menjadi piloting akreditasi 2020, hanya 1 MTs di lingkungan Ma’arif Kab. Jepara yang menjadi piloting yaitu MTs Darul Hikmah Menganti Kedung Jepara. Kegiatan bimtek ini diprakarsai oleh KKMTs 02 Kab. Jepara.

Acara Bimtek dibuka oleh Drs. H. Fathul Huda, MM, Ketua LP Ma’arif Cang Jepara, dilanjutkan sambutan dari Ketua Pokjawas Jepara H. Fakih, M. Pd.I. Dan dilanjutkan materi Bimtek yang disampaikan narasumber dari BAN SM Provinsi Jateng Musta’in, S. Ag, M. Pd.I.

Sesi pertama disampaikan Paradigma Akreditasi 2020. Musta’in menjelaskan; “IASP 2020 akan memotret Mutu Lulusan, Proses Pembelajaran, Mutu Guru dan Manajemen Madrasah. Instrumen akreditasi atau IASP 2020 terdiri dari Butir Inti dan kekhususan. Butir inti berjumlah 35 butir digunakan untuk semua jenjang sekolah/madrasah. Kemudian untuk butir kehususan, SD/MI hanya 1 butir yaitu pembelajaran tematik. Sedangkan kehususan lainnya untuk SMK dan SLB. Sehingga MTs tidak mempunyai butir kekhusunan”, ungkap Musta’in

Terjadi paradigma baru tentang akreditasi 2020, dengan bergesernya penilaian compliance menjadi performen. Maka wajib bagi madrasah untuk memahami dan mempersiapkan diri untuk sukses akreditasi. Salah satunya dengan menyiapkan dokumen lengkap sesuai isian DIA pada sispena. Selain dokumen, madrasah harus menyiapkan juga data-data lain karena metode penggalian  data yang dipakai asesor melalui wawancara, observasi, dan angket.

Pada sesi berikutnya, Musta’in menerangkan tentang praktik mengisi Data Isian Akreditasi (DIA). Musta’in mengatakan,”Sebelum mengisi DIA, madrasah dapat menyiapkan semua dokumen yang akan di upload di sispena. Cara mengisi DIA, pertama buka web. https://bansm.kemdikbud.go.id/sispena2020/login,  username & password dengan NPSN  madrasah masing-masing. Madrasah bisa membuka konten DIA, instrumen sudah  lengkap dari butir 1 sampai 35. Lakukan telaah satu persatu, dokumen apa yang dibutuhkan dan dicatat pada lembar kertas atau file word. Kemudian madrasah menyiapkan semua dokumen yang diminta. Selanjutnya lakukan uploading data sekiranya sudah siap diupload. Karena ketika menunggu semua semua data selesai, maka madrasah akan kehabisan waktu. Belaiu sampaikan juga bahwa pelaksanaan akreditasi bulan November 2020” demikian penjelasan Musta’in.

Sebelum mengakhiri materi bimtek, Musta’in berpesan kepada madrasah yang belum masuk sasaran piloting perlu menyiapkan dokumen lebih awal. Akreditasi saat ini berbasis kinerja, maka dokumen yang sdh disahkan oleh pejabat, tidak akan berarti, jika asesor mewancarai salah satu guru yang menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pengembangan kurikulum. Maka semua komponen madrasah harus bekerja dengan penuh semangat sesuai tusinya untuk mewujudkan kinerja madrasah yang berkualitas.  Kinerja warga madrasah harus menyasar pada penjaminan mutu, impact dari penjaminan tersebut akan menjadi budaya mutu madrasah. Sehingga kapanpun madrasah akan diakreditasi selalu siap. Semoga madrasah semakin hebat, bermartabat dan berkelas dunia. (editor-Suyanto Sekretaris Pokjawasmad Jateng)

Bagikan Kepada Teman

Post Author: Humas Pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download