Site Loader

Grobogan- Sebagai implementasi Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5852 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Kelompok Kerja Madrasah, Senin (12/04) Kantor Kemenag Kab. Grobogan menyelenggarakan Acara Pengukuhan Pengurus KKM III RA, MI, MTs  serta Pembinaan Kepala madrasah, Operator Madrasah sekaligus  Pembentukan Tim Pengembang EMIS RA, MI, MTs dan MA se-eks Kawedanan Grobogan di MTs. YPI Klambu.

Menurut laporan ketua panitia, Zaenudin, mengatakan, bahwa “Acara ini diikuti oleh seluruh kepala MI,MTs dan MA dan perwakilan operator madrasah se-eks kawedanan Grobogan (meliputi Kec. Klambu, Brati dan Grobogan) dan dihadiri oleh Kakankemenag Kab. Grobogan, Kasi Penmad dan Pengawas Madrasah”, lapornya.

Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Imron Rosyidi dalam pembinaannya mengatakan bahwa, “Kantor Kemenag Kab. Grobogan berharap pengurus KKM III yang telah dikukuhkan bisa bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga KKM III nantinya dapat menghasilkan pendidik yang profesional dan madrasah yang mempunyai output serta outcome yang berkualitas. Kegiatan di KKM III jangan hanya bertujuan mengembangkan kegiatan yang bersifat akademik, tetapi juga harus diniatkan untuk li I’lai kalimatillah ( menegakkan agama Allah) sehingga  adakalanya nanti KKM III juga mengadakan kegiatan bersiifat rohani misalnya tahlil, manaqib, dll”, Tandasnya.

Lebih lanjut, Imron menambahkan bahwa, “Seorang kepala madrasah harus memliki 6 hal, yaitu: harus memiliki visi yang jelas, kemampuan manajemen madrasah, harus kreatif, inovatif, berintegritas dan harus publikatif.  Dia juga sangat mengharapkan, madrasah yang ada di Kabupaten Grobogan harus memiliki branding atau unggulan tertentu sebagai daya tarik masyarakat dan nilai jual yang tinggi untuk  mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat”, Tambahnya.

Sementara itu,  Hadi Purwanto selaku Kasi Penmad menjelaskan bahwa, “Tugas Pengurus KKM ada tiga yaitu membuat perencanaan, membedah program tahunan dan membedah mata pelajaran sesuai KMA no. 183 tahun 2019. Adapun mapel yang dibedah, ada yang bisa disharingkan di tingkat KKM Kabupaten contoh Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, ada yang bisa disharingkan di tingkat Sub KKM, dan ada yang bisa disharingkan di tingkat satuan pendidikan, misalnya mapel mulok”, jelasnya.

Selain menyinggung tentang tugas pengurus KKM, Hadi Purwanto juga menjelaskan tentang pentingnya Konsep Sahabat Madrasah. Konsep Sahabat Madrasah adalah semangat tolong menolong, gotong royong dan saling menguatkan antara madrasah yang sudah maju dan madrasah yang kurang maju yang ada di kabupaten Grobogan. Oleh karena itu, menurutnya Sahabat Madrasah sangat penting terutama dalam menghadapi proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) saat ini yang semakin kompetitif.

Lebih lanjut dia menjelaskan masalah pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), untuk saat ini TPG bagi guru PNS sudah diproses pencairannya oleh Kankemenag Kab. Grobogan, sedangkan untuk TPG Guru Non PNS masih menunggu pencairan dari Kanwil Kemenag Jateng. Dia mengharapkan apabila sudah cair, sebagian dana TPG bisa dialokasikan untuk pengembangan SDM masing-masing guru.

Adapun mengenai uji coba pembelajaran tatap muka di kabupaten Grobogan, Dia menjelaskan bahwa madrasah yang telah melakukan uji coba KBM tatap muka di Kabupaten Grobogan adalah MAN 1 Grobogan dan MTsN 1 Grobogan.

Kemudian yang terakhir, untuk kelancaran dan kesuksesan dalam penginputan data EMIS, Hadi Purwanto juga membentuk koordinator EMIS di KKM III, untuk koordinator tingkat RA yang ditunjuk adalah Muslikin, tingkat MI ditunjuk Ali Marsudi, tingkat MTs ditunjuk Zaenudin dan tingkat MA ditunjuk M. Hanif.

Kontributor : Ahmad Mustaghfirin, M.S.I.

Editor           : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download