Site Loader

Grobogan (08/3)—Tindak lanjut bimbingan teknis penyusunan soal HOTS guru inti instruktur Kab/Kota yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Prov. Jateng secara virtual. Senin (08/3), Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Ujian Madrasah tahun 2021 di Ball Room Hotel Kyriad Purwodadi.

Sesuai laporan ketua panitia Kasi Penmad Kankemenag Kab. Grobogan H. Hadi Purwanto menyampaikan, “Bimtek ini diikuti oleh seluruh pengawas madrasah dan perwakilan guru madrasah jenjang MI/MTs/MA. Kegiatan ini dalam rangka merespon implementasi Kepdirjen Pendis 752 tentang Pos UM 2021. Bahwa dalam rangka menguatkan teknis penyusunan kisi-kisi dan soal UM/PAT tahun 2021 perlu adanya sharing pengetahuan. Harapannya penyusunan soal UM/PAT 2021 bisa lebih berkualitas. Pemateri kegiatan adalah guru inti kabupaten peserta bimtek penyusunan soal HOTS yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Prov. Jateng”, lapornya.

Penilaian hasil belajar pada madrasah diharapkan dapat membekali peserta didik untuk memiliki sejumlah kompetensi yang dibutuhkan pada abad ke-21. Penyusunan soal HOTS bertujuan untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Jika ditinjau dari taksonomi Bloom (revisi) atau proses kognitif adalah C4 sampai C6 sedangkan dari sisi dimensi pengetahuan mulai dari konseptual, prosedural dan metakognitif. Sehingga pengukuran hasil belajar yang dilakukan guru tidak sekedar mengingat (remember), memahami (undestand), atau menerapkan (apply), tapi harus mampu mengukur transfer  of knowledge, Problem solving, dan Critical thinking. Untuk itu Kepala Kantor Kemenag Kab. Grobogan H. Imron dalam sambutannya menyampaikan pesan,”Agar menghasilkan naskah soal yang berbasis HOTS, perlu memahami teknik penyusunan dan pengembangan soal. Sehingga soal yang dihasilkan mempunyai reliabilitas dan validitas yang tinggi. Soal yang disajikanpun hasil dari kajian secara intelektual sesuai kaidah yang benar, dan mampu merangkum seluruh proses pembelajaran yang diikuti siswa”, jelasnya.

Kemudian tentang pengembangan madrasah, H. Imron menyampaikan bahwa,”Saat ini kita mempunyai branding yang luar biasa dengan istilah “hebat bermartabat”, dan “sahabat madrasah”. Tapi apakah kita memahami secara detil kedua makna branding itu. Bagaimana sejatinya makna hebat bermartabat dan sahabat madrasah. Dengan pemahaman yang utuh serta mengaplikasikan dalam gerakan madrasah, insyaallah slogan itu tidak hanya branding saja, tetapi benar-benar menjadi ciri khas madrasah”,ungkapnya.

Lebih lanjut H. Imron menambahkan bahwa,”Dalam rangka mengembangkan madrasah yang mempunyai ciri khas tersebut, madrasah harus berani melakukan kreatifitas dan inovasi. Kreatifitas dan inovasi tidak hanya dikerjakan oleh kepala madrasah saja, tapi dikerjakan bersama oleh seluruh komponen madrasah baik oleh guru, tendik, komite, dan yayasan. Serta didukung oleh pengawas madrasah dan Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan. Pola soliditas, integritas, dan sinergi dalam jejaring madrasah harus kuat dan bergerak bersama menuju madrasah hebat bermartabat dalam tata kelola sahabat madrasah yang kokoh. Untuk itu sangat perlu ketika merencanakan dan melaksanakan kegiatan selalu membangun solidaritas dan sinergi, orientasi pada kinerja, selalu melakukan evaluasi diri, dan follow up rekomendasi evaluasi diri untuk perbaikan”, pungkasnya.

Dilaporkan pelaksanaan Bimtek Penyusunan Soal Ujian Madrasah tahun 2021 Kenkemenag Kab. Grobogan berjalan lancar dan tertib, dengan tetap mengedepankan standar prosedur protokol kesehatan 5M dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19.


Pewarta       : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download