Site Loader

Banjarnegara (26/2)—Walaupun Pandemi Covid-19 belum usai namun pendidikan harus tetap berproses, hal ini sangat penting agar peserta didik tidak kehilangan semangat belajar (lost learning). Kegiatan pembelajaran tatap muka terhenti berdasarkan kebijakan pemerintah dan mewajibkan pembelajaran jarak jauh melalui online atau daring.

Saat ini sesuai POS UM, pelaksanaan ujian madrasah ibtidaiyah (MI) tahun pelajaran 2020/2021 akan dilaksanakan pada bulan April 2021. Untuk mempersiapkannya, maka kelompok kerja kepala madrasah ibtidaiyah (K2MI) kecamatan Pagedongan menyelenggarakan rapat koordinasi pada hari Selasa (23/2).

Rapat dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, dimulai pukul 09:00 – 22:30, bertempat di MI Ma’arif Dagansari Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara diikuti oleh 17 orang kepala MI. Kegiatan dibuka dengan pembinaan oleh Anwar Masruro selaku Pengawas RA/MI Kecamatan Pagedongan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan,”Kepala madrasah harus tanggap terhadap situasi saat ini terutama dalam penyelenggaraan ujian di masa pandemi. Murid yang berada di luar pulau wajib dilayani secara daring.” Lebih lanjut beliau menambahkan ‘’Saya memberikan apresiasi kepada madrasah yang perolehan siswanya selalu bertambah setiap tahunnya, salah satu indikator madrasah hebat adalah meningkatnya kuantitas murid”. Tambah Anwar Masruro.

Persiapan ujian madrasah dipandu oleh Siti Zaetun sebagai ketua K3MI kecamatan Pagedongan untuk menyusun draft administrasi dan POS ujian madrasah tahun pelajaran 2020/2021. Siti Zautun mengatakan bahwa, “Ujian madrasah tahun ini kita laksanakan melalui dua model yaitu paper dan daring, paper bagi siswa yang berada di lingkungan MI dan siswa yang berada di luar pulau kita layani daring”. Kata Siti Zaaetun.

Pandemi Covid-19 telah merubah banyak hal dalam kehidupan, berbagai tuntutan kebutuhan hidup menjadikan banyak wali siswa MI yang bekerja di Jakarta bahkan di luar pulau Jawa. Hal ini menjadi problem bagi siswa MI yang mengikuti orang tuanya menjelang pelaksanaan ujian akhir madrasah. Pemerintah antisipatif dengan mengambil kebijakan strategis di masa pandemi. Jika sebelum pandemi kegiatan pembelajaran harus tatap muka, saat ini pebelajaran dapat dilakukan dimanapun dengan meggunakan jaringan internet sehingga peserta ujian diluar pulau dapat terlayani.

Pada akhir rapat dilaporkan seluruh draf administrasi dan POS penyelenggaraan ujian madrasah tingkat satuan pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 dapat diselesaikan Sehingga saat penyelenggaraan ujian madrasah tinggal menyempurnakan sesuai kondisi madrasah masing-masing.

Kontributor     : Anwar Masuro (Pengawas Banjarnegara)

Editor              : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download