Site Loader

Pemalang (5/01)—Bertempat di MTs Daarussalam Belik diselenggarakan raker Kepala MTs binaan yang tergabung di KKMTs 03 Pemalang. Rapat Kerja mengambil tema “Upaya meningkatkan supervisi akademik kepala madrasah dimasa pembelajaran jarak jauh”. Kegiatan raker diikuti oleh 18 kepala madrasah binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala madrasah dalam mengimplementasikan tugas dan fungsinya sebagai supervisor akademik kepada guru dan tenaga kependidikan yang saat ini sedang menlaksanakan pembelajaran jarak jauh. Salah satu narasumber kegiatan raker adalah H. Darlan, S. PD., M. Pd.I, Pengawas Pembina di wilayah KKM 03 Pemalang.

H. Darlan mengungkapkan pada penyampaian materi bahwa,”Kementerian Agama Kab. Pemalang mengacu pada SKB Empat Menteri, Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah nomor 445/0017480 tentang penundaan pembelajran tatap muka, dan Surat Edaran Bupati Pemalang Nomor 188.4/566/220 tanggal 16 Desember 2020 mengenai Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19, maka pembelajaran di madrasah tetap masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh”ungkap H. Darlan.

Pembelajaran jarak jauh menuntut kecerdasan dan ketrampilan guru dalam melakukan inovasi pembelajaran. Banyak fasilitas yang telah disediakan Kementerian Agama untuk pengelolaan pembelajaran siswa, salah satunya adalah e-Learning. Namun pembelajaran akan berjalan efektif manakala didukung motivasi dan pengawasan yang dilakukan oleh kepala madrasah. Disinilah peran dan kompetensi kepala madrasah perlu dioptimalkan. Salah satu tugas dan fungsi kepala madrasah sebagai supervisor akademik harus mampu merancang sebuah perangkat untuk melakukan supervisi, mengaplikasikannya, melakukan tindak lanjut, dan menyusun laporan. Ketika guru melakukan pembelajaran secara online based learning, maka kepala madrasah harus mampu mendampingi dan membimbing penyiapan dan pelaksanaannya. Sehingga gurupun akan terbantukan dengan pola coaching yang dilakukan oleh kepala madrasah.

Lebih lanjut H. Darlan memaparkan tentang orang tua sahabat madrasah. Beliau menjelaskan bahwa, “Di saat pembelajaran jarak jauh peran orang tua sangat penting. Orang tua harus bisa menjadi second-line guru madrasah. Orang tua harus bisa memberi keteladanan dalam pembentukan akhlaqul karimah, mendampingi putra-putrinya dalam memahami materi pelajaran, dan mempraktikkan ketrampilan yang menjadi tuntutan kurikulum. Peran orang tua yang multi dimensi di saat pandemi ini perlu diberikan tempat tersendiri dalam jalinan komunikasi dua arah dengan madrasah. Maka sungguh tepat jika peran orang tua dimunculkan sebagai program peningkatan layanan madrasah,”tandas H. Darlan.

Kemudian diakhir pembinaan H. Darlan mengingatkan akan pentingnya selalu menjaga kesehatan dalam bekerja, melalui 3M; memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Semoga pandemi covid 19 segera berlalu dan proses pembelajaran berjalan normal kembali.


Sumber                : H. Darlan, S. PD., M. Pd.I,

Editor                    : Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: Humas Pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download