Site Loader

Batang—Selasa (08/12) dilaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs Al Islam Limpung Batang. Bertugas sebagai asesor pada kegiatan tersebut adalah Pengawas Madrasah Dra. Hj. Minarsih, M. Pd. I dan Purwoto, M. Pd. I. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan urutan acara temu awal, penyampaian profil madrasah, penjelasan teknis pelaksanaan, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan penilaian  di tiap-tiap komponen.

Pada sambutan Kepala Madrasah, H. Akhmad Fauzan, S. Ag berharap melalui PKKM tahun 2020 ini, madrasah bisa melaksanakan evaluasi diri madrasah, sehingga perencanaan dan pelaksanaan program ke depan bisa lebih terarah dan sesuai kebutuhan. “Terima kasih dan selamat datang kepada tim asesor, semoga apa yang telah dipersiapkan oleh Tim PKKM MTs Al Islam Limpung Batang sesuai dengan harapan dalam kriteria penilaian, namun bila belum mohon saran masukan untuk penyempurnaan di masa mendatang,” tutur Fauzan saat memberi sambutan di awal acara.

Pada sesi penjelasan teknis pelaksanaan PKKM, Minarsih menyampaikan bahwa PKKM adalah kegiatan tahunan terkait penilaian terhadap kinerja kepala madrasah pada satuan pendidikan yang dipimpinnya. PKKM juga merupakan bentuk evaluasi terhadap program-program yang sudah ditetapkan oleh madrasah terkait usaha pengembangan madrasah, manajerial, kewirausahaan, serta pelaksanaan supervisi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan.

Kemudian Minarsih juga menjelaskan bahwa pengelolaan madrasah saat ini harus efektif dan inovatif. Efektif dalam arti program yang dilaksanakan harus terukur dan ber impac pada peningkatan kualitas. Sedangkan Inovatif, madrasah harus selalu mengembangkan kekuatan yang dimiliki secara optimal. Salah satu bentuk usaha inovasi yang dilakukan MTs Al Islam Limpung Batang, diantaranya upaya menjalin kerjasama dengan UNDIP Semarang dalam pengolahan produksi Handsanitizer Non Alkohol yang mampu membunuh bakteri dalam waktu 10 detik. Upaya kerjasama ini sangat bagus untuk pengembangan madrasah. Dengan kerjasama ini laboratorium madrasah dapat dimanfaatkan secara maksimal dan bisa dikembangkan bentuk kerjasama yang lain. Produk Handsanitizer Non Alkohol ini diharapakan bisa menjadi produk unggulan madrasah kalau perlu bisa dipasarkan ke luar madrasah, sehingga bisa menjadi jenis kewirausahaan madrasah.

Disamping itu Minarsih juga memuji upaya madrasah yang sedang membangun musholla dengan ukuran 20m x 11m, yang akan diproyeksikan menjadi Pusat Pendidikan Agama Islam atau mungkin menjadi laboratorium PAI bagi madrasah. “Gunakan untuk pembelajaran PAI yang praktek langsung, sehingga bermakna bagi siswa pada masa yang akan dating,” jelas Minarsih sambil menutup acara. Mudah-mudahan cita-cita untuk mewujudkan MTs Al Islam Limpung Batang yang hebat bermartabat segera terwujud.


Sumber  :  H. Akhmad Fauzan, S. Ag (Kepala MTs Al Islam Limpung)

Editor     :  Suyanto

Bagikan Kepada Teman

Post Author: Humas Pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download