Site Loader

Semarang (Humas) – Kanwil Kemenag Prov. Jateng bekerjasama dengan Kelompok Kerja Pengawas madrasah (Pokjawas) Prov. Jateng menyelenggarakan Zoom membahas Inovasi Kinerja Pengawas Madrasah dimasa pandemi Covid-19 mewujudkan Kemenag Jateng Majeng, Rabu 29 Juli 2020.

Acara diikuti oleh kurang lebih 430 anggota Pokjawas Madrasah Kabupaten dan Kota  se Jateng baik melalui tautan zoom meeting maupun youtube.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengan, Mustain Ahmad dalam sambutannya antara lain menyampaikan tentang program Kemenag Jateng Majeng yang bisa bermakna Maju.

“Melalui inovasi kinerja Pengawas, Madrasah diharapkan untuk bisa Majeng yang berarti moderat, akuntabel, jernih dan ngayomi,” kata Musta’in.

Ketua Pokjawasmad Jateng H Asikin mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi tentang perlunya kesamaan pandangan dan langkah pengawas Madrasah dalam menyikapi kondisi wabah pandemi covid-19 dengan tetap melaksanakan tugas pengawasan untuk menjamin keberlangsungan kegiatan pembelajaran (learning continuity).

“Pengawas dituntut tetap kreatif dan inovatif, dengan melakukan berbagai terobosan dalam pelaksanaan tugasnya,” ungkap Asikin.

Kegiatan ini adalah pertemuan virtual yang ke-3 kalinya, dan akan ditindaklanjuti dengan pertemuan berikutnya dalam Program Pengawas Madrasah Berbagi.

“Program ini upaya untuk meningkatkan kualitas wawasan dan sekaligus berfungsi untuk pengembangan diri Pengawas Madrasah  dengan agenda pembahasan antara lain wawasan kurikulum darurat, Literasi Digital Pengawas (pelatihan digital) dan kegiatan karya ilmiah,” demikian papar Asikin

Anggota TIM Penyusun Panduan Kerja , sdr Idi Joko Sudono yang juga Wakil Ketia Pokjawasmad Jateng berkesempatan menyampaikan Sosialisasi Panduan Kerja Pengawas Madrasah pada Masa Pandemi Covid-19 selama kurang sejam yang disimak dengan penuh antusias peserta. Beberapa peserta yang ikut andil bertanya antara lain Casmito (Kendal), Luthfiyah Rahmah (Tegal), Adiyanto (Cilacap), Shofar (Tegal)  dan beberapa penanya lain.

Idi Joko Sudono menjelaskan bahwa Panduan Kerja ini antara lain memuat:

  1. penjelasan ringkas tentang peran, prinsip-prinsip pengawasan, strategi pengawasan;
  2. indikator keberhasilan pengawasan , langkah-langkah penyusunan program pengawasan;
  3. supervisi akademik, supervisi manajerial , pelaksanaan pembinaan guru, kepala madrasah;
  4. dan tenaga kependidikan, prosedur pelaksanaan pemantauan 8 Standar Nasional;
  5. Pendidikan, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan program pengawasan.

Diharapkan dengan sosialisasi panduan kerja ini bisa digunakan pedoman oleh seluruh pengawas madrasah di semua tingkat untuk menjamin keberlansungan pembelajaran dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan (qq/qq)

Bagikan Kepada Teman

Post Author: pokjawasmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Download